Kamis, 24 Oktober 2013

Jenis Organisasi,bentuk kerjasama,konflik dalam organisasi

PERBEDAAN PEMASARAN SOSIAL DAN KOMERSIL

A.    Pemasaran Sosial
Di dunia bisnis, marketing diartikan sebagai “kegiatan bisnis-fenomena perdagangan “. Sedangkan, pemasaran sosial atau social marketing adalah aplikasi dari teknik pemasaran bisnis ke dalam analisis, perencanaan, eksekusi, dan evaluasi program-program organisasi nirlaba yang telah didisain berdasarkan target individual dalam rangka meningkatkan kesejahteraan personal, serta memenuhi kebutuhan manusia secara sensitif dan memuaskan.
Pada dasarnya social marketing adalah strategi “menjual” gagasan untuk mengubah pemikiran, sikap dan perilaku masyarakat. Berdasarkan pengalaman, penerapan strategi pemasaran dalam dunia sosial terbukti dapat memberdayakan organisasi dalam memperoleh dukungan untuk melanjutkan hidupnya, antara lain dalam memperoleh sumber dana potensial yang berasal dari masyarakat secara luas (fund raising). Perbedaan mendasar antara “pemasaran komersil” dan “pemasaran sosial”, menurut Andreason, adalah pada prinsip “4 P” yang dikenal sebagai marketing mix. Di dunia bisnis “4P”, adalah promotion (promosi), price (harga), product (produk) dan place (tempat). Dalam pemasaran sosial ada dua hal lain yang membuat berbeda, yaitu adanya partnership (kemitraan) dan policy (kebijakan). Pada prinsipnya, praktik pemasaran sosial tak ada artinya apabila kemitraan tidak dijadikan tujuan organisasi. Demikian pula tak ada artinya upaya mengubah perilaku melalui pemasaran sosial apabila tidak diikuti atau dilanjutkan dengan upaya mendorong tersusunnya sebuah kebijakan. Yang jelas penerapan social marketing, tujuannya bukan semata-mata fund raising (memperoleh dana) karena dalam kenyataan social marketing juga berarti menyampaikan gagasan secara efisien dan tepat.

B.     Pemasaran Komersial


Konsep penting dalam pemasaran komersial yaitu marketing mix yang terdiri dari produk (product), harga (price), distribusi (place) dan promosi (promotion), tidak dapat ditinggalkan dalam SM ( social Marketing ). Secara prinsip konsep ini sama penerapannya dan adanya perbedaan di sana-sini adalah merupakan konsekuensi logis dari perbedaan konteks antara kegiatan komersial dan sosial. Secara prinsip konsep ini sama penerapannya dan adanya perbedaan di sana-sini adalah merupakan konsekuensi logis dari perbedaan konteks antara kegiatan komersial dan sosial. Berikut ini kosep marketing mix dalam SM :
Produk (Product). Istilah produk digunakan untuk mendefinisikan benda fisik, layanan, orang-orang, tempat, organisasi dan ide-ide. Pendefinisian produk secara kongkrit dan spesifik sangat diperlukan karena hal ini akan mempengaruhi ukuran dan komposisi pasar. Seperti yang secara jelas diungkapkan oleh Kotler (Kotler &  Andreasen, 1995) sebagai berikut :
Jika produk didefinisikan sebagai layanan kesehatan, maka pasar terdiri dari setiap orang di dunia. Jika produk didefinisikan sebagai sebuah klinik untuk perokok, maka pasarnya terdiri dari semua orang yang merokok. Jika produk didefinisikan sebagai sebuah klinik untuk perokok yang mengadakan pertemuan tiap minggu sekali di hari Rabu sore di RS Pasavant di Chicago, maka pasarnya terdiri semua perokok mampu mengakses layanan ini. Jika produk didefinisikan sebagai klinik yang sama yang menarik biaya seribu USD untuk perawatan, maka pasarnya terdiri dari semua perokok yang mampu mengakses layanan ini serta mampu membayar biaya yang ditentukan. Oleh karena itu semakin spesifik produk didefinisikan semakin kecil ukuran pasarnya.

Rabu, 10 Juli 2013

Ilmu Budaya Dasar (IBD)

1- PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu merupakan serangkaian pengetahuan atau wawasan yang dibutuhkan oleh seluruh manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Kebudayaan adalah segala tindakan yang harus dibiasakan oleh manusia dengan belajar, sedangkan budaya merupakan budi dan daya, yang berupa cipta, karsa, dan rasa. Dari dua hal diatas pada dasarnya ilmu budaya dasar berasal dari istilah bahsa inggris “The Humanities”. Istilah ini berasal dari bahasa latin yaitu “humanius” yang diartikan yaitu manusia, berbudaya, dan halus. Sehingga secara garis besar dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang keterkaitan antara manusia dengan kebudayaan serta pengkajian masalah-masalah manusia dan kebudayaannya.

Menurut Prof. Dr. Hasya Bachtiar, pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi.

Ruang lingkup ilmu budaya dasar tersebut dapat dikembangakan menjadi pokok pembahasan yaitu :
1. manusia dan cinta kasih (contoh : kasih sayang, kemesraan, pemujaan)
2. manusia dan keindahan (contoh : renungan, kehalusan, keserasian)
3. manusia dan penderitaan (contoh : rasa sakit, siksaan, kesengsaraan)
4. manusia dan keadilan (contoh : kejujuran, pembalasan)
5. manusia dan pandangan hidup (contoh : cita-cita, kebajikan)
7. manusia dan kegelisahan (contoh : keterasingan, kesepian, letidakpastian)
8. manusia dan tanggung jawab serta pengabdian (contoh : kesadaran, pengorbanan)
9. manusia dan harapan (contoh : kepercayaan, harapan)


2- HUBUNGAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Secara bahasa, manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Sedangkan secara umum pengertian kebudayaan merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.

Manusia dan kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan dari seorang manusia itu adalah merupakan kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai:

1. Penganut kebudayaan,
2. Pembawa kebudayaan,
3. Manipulator kebudayaan, dan
4. Pencipta kebudayaan.

Disamping itu, kebudayaan manusia itu menciptakan suatu keindahan yang biasa kita sebut dengan suatu seni. Keindahan atau seni dibutuhkan oleh setiap manusia agar kehidupan yang dijalaninya menjadi lebih indah

Selasa, 02 Juli 2013

Harapan dan Cita Cita

HARAPAN dan Cita Cita

Harapan ku .... aku ingin menjadi orang sukses dan berguna khususnya untuk kedua orang tuaku, saudara saudara ku dan umumnya kepada bangsa dan negara.


Langkah-langkah yang harus ditempuh
  • Kita harus berusaha semaksimal mungkin dalam mewujudkan harapan masing masing
  • Tentu tidak lupa berdoa dan berusaha
  •  Menjalin hubungan baik kepada rekan rekan seperjuangan agar lebih banyak mendapat dukungan untuk mewujudkan harapan kita .
  • Rendah hati , ingat jangan selalu melihat ke atas , lihat juga ke bawah , jangan menjadi gelap mata saat mengejar harapan , karena ada banyak orang yang bersaing dengan kita .
  •  Never give up , tidak putus di tengah jalan , jika kamu terjatuh , jangan lah kamu mundur , coba lagi . Terus berusaha, tetap pada pendirian dan membangun pondasi prinsip yang lebih kuat dari sebelumnya .

Cerita Kegelisahan



Pada saat menunggu pengumuman hasil kelulusan UN di saat SMA , menunggu hasil pengumuman itu aku merasakan kegelisahan , karena hasil kelulusan itu akan menjadi awal serta bekal aku di kemudian hari dan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi . Serta , aku bisa membuktikan kepada kedua orang tuaku bahwa aku bisa membuktikan kepada mereka yang membiayakan pendidikan aku selama 9 tahun ini juga bisa membuat mereka tersenyum . Karena di tahun yang kemarin UN itu sulit , dan aku berharap aku lulus dengan nilai yang memuaskan . Dan aku bisa masuk universitas yang diinginkan . 

Hari demi hari telah berlalu , kegelisahan kian hari kian meningkat saat melihat tanggal pengumuman kelulusan semakin dekat . Aku berdoa kepada TUHAN yang maha esa agar mendapatkan nilai yang memuaskan . 

Pada saat besok pagi pengumuman kualitas doaku berkurang , dari yang tadi aku memohon agar dapat nilai yang memuaskan . aku berdoa pada TUHAN bahwa kalau lulus saja sudah cukup untukku walaupun tidak dengan nilai yang aku harapkan .

Pada pukul 06.00 surat pun tiba , aku menerima surat itu , aku tatap , aku rasakan , aku hayati dan aku hirup aroma serta kehangatan auranya . Hari yang tidak biasa itu membuatku dari seorang “saya” yang percaya diri , menjadi “saya” yang penuh tekanan . 

Aku belum bisa membuka surat itu , entah kenapa kagok , takut bercampur dengan gelisah ini tidak mempunyai kekuatan untuk menyobek surat berstempel DEPDIKNAS itu . 

Lalu akhirnya , aku mengumpulkan cukup keberanian . dan akhirnya kurobek robek amplop surat itu tepat di stempel DEPDIKNAS-nya . Lalu kulihat Namaku tercantum besar , sangat besar , bahkan lebih besar dari surat yang lain . dan ternyata aku LULUS !!!!

Aku girang , senang , aku melompat lompat , setelah beberapa kali aku melompat suasana hatiku berubah menjadi menyesal . Karena Tuhan ternyata mengabulkan permohonan ku yang ke-2 .

Akhirnya , setelah itu aku memberi tahu kepada ke-2 org tuaku bahwa aku lulus . dan mereka tersenyum bahagia sentosa .



CARA MENGATASI KEGELISAHAN ITU : 

- Kita harus belajar dengan tekun agar mengerjakan soal UN itu mudah serta teliti
- Berdoa dan berusaha
- Percaya diri
- Pasrahkan semuanya kepada tuhan yang maha esa

Minggu, 28 April 2013

Manusia dan Cinta Kasih

Nama   : Asep Rachmat Yanuar
Npm    : 11112201
Kelas   : 1KA38



BAB I
PENDAHULUAN 


Latar belakang
Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk saling mencintai dan menyayangi. Dan juga Sebagai hamba tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus 

Tujuan
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua, dan agar mahasisawa dapat memahami tentang manusia dan cinta kasih. 



BAB II
PEMBAHASAN 


MANUSIA DAN CINTA KASIH

manusia adalah makhluk yang diciptakan Tuhan paling istimewa karena satu-satunya makhluk yang memiliki akal budi dan bisa menguasai seluruh isi bumi. Manusia itu sendiri bersifat sosial, artinya manusia tidak bisa hidup sendiri dan selalu memiliki ketergantungan terhadap sesamanya. 

Rabu, 03 April 2013

Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sosial. Faktor–Faktor Internal. Faktor-Faktor Eksternal


Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu:
Kompetensi Dasar : 
  1. Mendeskripsikan perubahan sosial-budaya pada masyarakat

Faktor Intern antara lain:

  • Bertambah dan berkurangnya penduduk (kelahiran, kematian, migrasi)
  • Adanya Penemuan Baru:
  1. Discovery: penemuan ide atau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada
  2. Invention : penyempurnaan penemuan baru
  3. Innovation /Inovasi: pembaruan atau penemuan baru yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi atau mengganti yang telah ada. Penemuan baru didorong oleh : kesadaran masyarakat akan kekurangan unsure dalam kehidupannya, kualitas ahli atau anggota masyarakat
  • Konflik yang terjadii dalam masyarakat
  • Pemberontakan atau revolusi

Faktor ekstern antara lain:

  1. perubahan alam
  2. peperangan
  3. pengaruh kebudayaan lain melalui difusi(penyebaran kebudayaan), akulturasi ( pembauran antar budaya yang masih terlihat masing-masing sifat khasnya), asimilasi (pembauran antar budaya yang menghasilkan budaya yang sama sekali baru batas budaya lama tidak tampak lagi)
Jadi menurut Soerjono Soekanto faktor pendorong perubahan sosial adalah:
  1. sikap menghargai hasil karya orang lain
  2. keinginan untuk maju
  3. system pendidikan yang maju
  4. toleransi terhadap perubahan
  5. system pelapisan yang terbuka
  6. penduduk yang heterogen
  7. ketidak puasan masyarakat terhadap bidang kehidupan tertentu
  8. orientasi ke masa depan
  9. sikap mudah menerima hal baru.

Sumber: Dari wikan2004.multiply.com

Perubahan sosial budaya dalam era modernisasi dan globalisasi press

1. A. Modernisasi 
B. Globalisasi 
C. Dampak Modernisasi dan Globalisasi 
D. Tantangan Global Terhadap Eksistensi Jati Diri Bangsa 
E. Gagasan dan Pemikiran untuk Mengatasi Memudarnya Jati Diri Bangsa

2. Arti Modernisasi
• Proses perubahan masyarakat dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern dalam segala aspek. (sosio- demografis, sosio-politik, struktur organisasi sosial, psikokultural, dll)
• Tidak hanya diartikan sebagai iptek saja, namun juga dimaknai sesuatu yang baru, up to date. Sehingga konsep modernisasi dapat diterapkan dalam segala aspek pula, musik, pola hidup, budaya, dll


3. Faktor Pendukung
• Berfikir ilmiah
• Sistem administrasi negara
• Iklim modernisasi, terutama media massa
• Organisasi
• Sentralisasi wewenang dalam perencanaan sosial yang baik.
• Utama: faktor subjek (manusia)

Derai Cemara Udang

Puisi 


Angin pantai disela gerimis
Mendera pelan, sejenak
Berteduh di bawah
Pohon-pohon cemara udang

Kemudian lenyap ke arah
Gubuk-gubuk bambu yang reot
Tanpa atap di tepian jalanan pantai

Senja ini..
Tiada yang romantis atau membiuskan angan
Ke dalam khayal yang beku
Dan ratusan hari terkubur diam

Pantai ini telah sepi..
Hanya derai cemara udang..
Hanya rintik gerimis yang tidak kunjung reda
Tidak juga menjadi hujan deras

Dongeng Man Doblang (Tinggi Badan Baginda Raja)

Dongeng 


Man Doblang 
(Tinggi Badan Baginda Raja) 


Kesulitan rakyat Mataram tidak hanya datang dari kekuasaan rakus Belanda. Kadang juga dari kalangan keraton sendiri. Lebih sulit lagi jika pangkal soalnya adalah Baginda Raja sendiri. Masalah Raja menjadi malapetaka. Baginda Raja tetaplah dianggap penguasa tunggal, penguasa tertinggi. Sampai sekarang pun, bayangan tubuhnya tak ada yang berani menginjak. Memandang langsung pun tak diizinkan, kecuali sedang diajak bercakap. Itu pun diawali dan diakhiri dengan gerakan menyembah. Masalah sederhana ini terjadi ketika Mantri Pribadi harus mengisi formulir mengenai data diri Baginda Raja. Kolom mengenai tanggal lahir, nama keluarga, berat badan, semua bisa terisi. Kecuali kolom tinggi badan Baginda Raja. Isinya masih titik-titik. Karena tidak ada yang berani mengukur tinggi badan Baginda Raja. Karena itu artinya menyentuh kepala Baginda Raja. 

Mantri Pribadi pernah meminta tolong Permaisuri agar mengukur tinggi Badan Baginda kala tidur. Tapi upaya ini gagal karena Permaisuri takut saat diukur Baginda terbangun. Pernah pula diupayakan cara lain. Ketika Baginda Raja berdiri dekat dinding, diperkirakan tingginya. Tapi ini tidak akurat. Kalau berbohong mengenai Baginda Raja, hukumannya sangat berat. 

Dalam keadaan putus asa, Mantri Pribadi menemui Man Doblang untuk minta tolong. 
“Kepada siapa lagi saya minta tolong, Paman?” 

“Bawa meteran, langsung diukur. Kalau Baginda Raja marah, katakan bahwa Pak Mantri diperintahkan mengisi formulir.” 

“Saya bisa dipecat, dan seluruh keluarga saya akan dihukum.” 

“Karena Pak Mantri sudah berusaha sepenuh tenaga, saya bersedia membantu.” 

Cerpen Persahabatan

“Amanda, Amanda, tunggu aku sebentar”.

Sekolah baru saja usai, Amanda sedang berjalan pulang ketika mendengar suara seseorang memanggilnya. Dia menoleh ke belakang. Terlihat Nisa berlari mengejarnya dengan tergopoh-gopoh.

“Ada apa Nisa?”, tanya Amanda keheranan.

“Begini, aku mau mengembalikan ini”, kata Nisa sambil mengangsurkan sebuah tas plastik kepada Amanda. Amanda, melihat isi tas plastik tersebut, lalu bertanya, “Lho, kenapa dikembalikan, kamu tidak suka sepatu ini ya?”

“Lantas mengapa sepatu ini kamu kembalikan kepadaku, apakah kamu tidak memerlukannya?”, tanya Amanda menyelidik.Nisa teringat dengan kejadian kemarin. Ketika itu, dia baru saja pulang dari sekolah. Saat masuk rumah, segera ditemuinya Ibunya yang sedang memasak di dapur.

“Bu…Bu… lihat”, katanya sambil berjingkat-jingkat penuh kegirangan.
Ibunya menengok sekali lagi sambil berkata, “Iya, bagus sekali sepatu yang kau pakai. Omong-omong, sepatu itu pinjam dari siapa?”

Senin, 18 Maret 2013

HUBUNGAN SOSIAL DI MASYARAKAT

Kita selalu berhubungan dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai makhluk sosial, kita saling membutuhkan pertolongan orang lain untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain. Hubungan dengan orang lain disebut dengan proses sosial. Dan proses sosial inilah yang menumbuhkan adanya hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Hubungan Sosial
Hubungan sosial merupakan hubungan yang terwujud antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok sebagai akibat dari hasil interaksi diantara sesama mereka.

Pengertian hubungan sosial hampir sama dengan interaksi sosial. Namun, hubungan sosial memiliki pengertian yang lebih luas, karena dalam hubungan sosial ada emosi atau perasaan yang muncul saat berkomunikasi. Contoh hubungan sosial yaitu gotong royong.

Tindakan seseorang dapat mempengaruhi dan mengenai kepada pihak lain. Ada 2 jenis tindakan, yaitu :
  1. Apabila hubungan sosial antara individu satu dengna individu lain bersifat langsung (contoh : sentuhan, percakapan ataupun tatapmuka). Maka, telah terjadi apa yang dikenal dengan kontak sosial.
  2. Apabila hubungan sosial tersebut berlangsung secara timbal balik. Maka, menyebabkan terjadinya interaksi sosial.
Cat : Di dalam hubungan sosial, setiap individu dapat mempelajari tingkah laku lawan interaksinya 

PERUBAHAN SOSIAL

1. Pengertian Perubahan Sosial
    Adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mencakup perubahan dalam aspek-aspek struktur dari suatu masyarakat, ataupun karena perubahan dari faktor lingkungan, karena berubahnya komposisi penduduk, keadaan geografis, serta berubahnya sistem hubungan sosial, maupun perubahan pada lembaga kemasyarakatannya.

Kingsley Davis : perubahan-perubahan yang tejadi dalam struktu dan fungsi masyarakat.
Max Iver : perubahan2 dalam hubungan sosial atau tehadap keseimbangannya
Gillin dan Gillin : suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima..
Selo Soemardjan : perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya dalam masyarakat


2. Bentuk Perubahan Sosial

A. PERUBAHAN YANG CEPAT DAN PERUBAHAN YANG LAMBAT

a. Perubahan yang cepat (revolusi), syarat :
  • keinginan untuk mengadakan suatu perubahan,
  • adanya seseorang pemimpin yang memimpin masyarakat,
  • pemimpin dapat menampung keinginan masyarakat,
  • pemimpin menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat,
  • harus ada momentum untuk memulai suatu gerakan .
b. Perubahan yang lambat (evolusi) merupakan serangkaian perubahan lambat tanpa ada rencana dahulu.

PERUBAHAN MASYARAKAT (2)

FAKTOR PENDORONG PERUBAHAN SOSIAL
Faktor yang mendorong perubahan sosial adalah:
a. Ketidakpuasan terhadap kondisi yang ada
b. Sikap terbuka terhadap pembaruan
c. Kontak dengan masyarakat luar
d. Tingkat pendidikan yang tinggi
e. Struktur masyarakat yang demokratis dan terbuka
f. Corak sosial masyarakat heterogen
g. Agent of changes



FAKTOR PENGHAMBAT PERUBAHAN SOSIAL

Faktor yang menghambat laju perubahan sosial adalah:
a. Sikap curiga dan tertutup terhadap pembaruan
b. Cara berpikir tradisionalistis
c. Sosialisasi sejak kecil
d. Tradisi yang sangat kuat
e. Struktur sosial otoriter, feodal, dan diskriminatif
f. Vested interest
g. Fanatisme ideologi


DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL

Masyarakat bersifat dinamis dan terus berubah dari waktu ke waktu. Perubahan pada bidang terntentu selalu diikuti oleh perubahan pada bidang lainnya. Perubahan sosial mempunyai dampak terhadap masyarakat baik bersifat positif maupun negatif. Dampak positif seeprti modernisasi akan menjadikan masyarakat semakin laju. Sebaliknya dampak negatif seperti memudarnya nilai dan norma, kriminalitas, konsumerisme, sekularisme, serta memudarnya jati diri bangsa menjadikan masyarakat semakin mundur.

1. Dampak positif perubahan sosial
   Perubahan sosial cenderung mempunyai dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Namun demikian sejumlah gejala perubahan sosial yang terbukti membawa damapk positif antara lain :

PERUBAHAN MASYARAKAT

Perubahan terjadi dalam setiap masyarakat. Jika cepat berubah disebut masyarakat dinamis dan jika perubahannya lambat dinamakan masyarakat statis. Perubahan dapat ditunjukkan dengan adanya pergeseran nilai, norma, status, perilaku atau peran, maupun struktur sosial. Pada dasarnya perubahan tidak lain merupakan proses pergeseran, pertumbuhan, maupun perkembangan aspek sosial dalam masyarakat. Ruang lingkup dari konsep perubahan sangat luas, karena mencakup banyak unsur sosial dan mencakup berbagai gejala perubahan, antara lain pembangunan, modernisasi, indutrialisasi, demokratisasi, inovasi, globalisasi, maupum urbanisasi. Bahkan perubahan sosial dalam arti tertentu juga mencakup gejala westernisasi, sekularisasi (Sekularisme), liberalisasi (liberalisme), serta perubahan yang didorong oleh paham/cara pandang konsumerisme, hedonisme, maupun permisivisme.


ARTI PERUBAHAN BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT
1. Progres atau progresif (kemajuan)
2. Regres atau regresif (kemunduran)



RUANG LINGKUP PERUBAHAN SOSIAL
Perubahan sosial mempunyai makna luas dan mendalam. Karena mencakup berbagai unsur sosial dan berbagai bidang kehidupan. Unsur yang berubah antara lain nilai: norma, lembaga, struktur sosial, fungsi, dan proses sosial dalam masyarakat.