Senin, 18 Maret 2013

HUBUNGAN SOSIAL DI MASYARAKAT

Kita selalu berhubungan dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai makhluk sosial, kita saling membutuhkan pertolongan orang lain untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain. Hubungan dengan orang lain disebut dengan proses sosial. Dan proses sosial inilah yang menumbuhkan adanya hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Hubungan Sosial
Hubungan sosial merupakan hubungan yang terwujud antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok sebagai akibat dari hasil interaksi diantara sesama mereka.

Pengertian hubungan sosial hampir sama dengan interaksi sosial. Namun, hubungan sosial memiliki pengertian yang lebih luas, karena dalam hubungan sosial ada emosi atau perasaan yang muncul saat berkomunikasi. Contoh hubungan sosial yaitu gotong royong.

Tindakan seseorang dapat mempengaruhi dan mengenai kepada pihak lain. Ada 2 jenis tindakan, yaitu :
  1. Apabila hubungan sosial antara individu satu dengna individu lain bersifat langsung (contoh : sentuhan, percakapan ataupun tatapmuka). Maka, telah terjadi apa yang dikenal dengan kontak sosial.
  2. Apabila hubungan sosial tersebut berlangsung secara timbal balik. Maka, menyebabkan terjadinya interaksi sosial.
Cat : Di dalam hubungan sosial, setiap individu dapat mempelajari tingkah laku lawan interaksinya 

PERUBAHAN SOSIAL

1. Pengertian Perubahan Sosial
    Adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mencakup perubahan dalam aspek-aspek struktur dari suatu masyarakat, ataupun karena perubahan dari faktor lingkungan, karena berubahnya komposisi penduduk, keadaan geografis, serta berubahnya sistem hubungan sosial, maupun perubahan pada lembaga kemasyarakatannya.

Kingsley Davis : perubahan-perubahan yang tejadi dalam struktu dan fungsi masyarakat.
Max Iver : perubahan2 dalam hubungan sosial atau tehadap keseimbangannya
Gillin dan Gillin : suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima..
Selo Soemardjan : perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya dalam masyarakat


2. Bentuk Perubahan Sosial

A. PERUBAHAN YANG CEPAT DAN PERUBAHAN YANG LAMBAT

a. Perubahan yang cepat (revolusi), syarat :
  • keinginan untuk mengadakan suatu perubahan,
  • adanya seseorang pemimpin yang memimpin masyarakat,
  • pemimpin dapat menampung keinginan masyarakat,
  • pemimpin menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat,
  • harus ada momentum untuk memulai suatu gerakan .
b. Perubahan yang lambat (evolusi) merupakan serangkaian perubahan lambat tanpa ada rencana dahulu.

PERUBAHAN MASYARAKAT (2)

FAKTOR PENDORONG PERUBAHAN SOSIAL
Faktor yang mendorong perubahan sosial adalah:
a. Ketidakpuasan terhadap kondisi yang ada
b. Sikap terbuka terhadap pembaruan
c. Kontak dengan masyarakat luar
d. Tingkat pendidikan yang tinggi
e. Struktur masyarakat yang demokratis dan terbuka
f. Corak sosial masyarakat heterogen
g. Agent of changes



FAKTOR PENGHAMBAT PERUBAHAN SOSIAL

Faktor yang menghambat laju perubahan sosial adalah:
a. Sikap curiga dan tertutup terhadap pembaruan
b. Cara berpikir tradisionalistis
c. Sosialisasi sejak kecil
d. Tradisi yang sangat kuat
e. Struktur sosial otoriter, feodal, dan diskriminatif
f. Vested interest
g. Fanatisme ideologi


DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL

Masyarakat bersifat dinamis dan terus berubah dari waktu ke waktu. Perubahan pada bidang terntentu selalu diikuti oleh perubahan pada bidang lainnya. Perubahan sosial mempunyai dampak terhadap masyarakat baik bersifat positif maupun negatif. Dampak positif seeprti modernisasi akan menjadikan masyarakat semakin laju. Sebaliknya dampak negatif seperti memudarnya nilai dan norma, kriminalitas, konsumerisme, sekularisme, serta memudarnya jati diri bangsa menjadikan masyarakat semakin mundur.

1. Dampak positif perubahan sosial
   Perubahan sosial cenderung mempunyai dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Namun demikian sejumlah gejala perubahan sosial yang terbukti membawa damapk positif antara lain :

PERUBAHAN MASYARAKAT

Perubahan terjadi dalam setiap masyarakat. Jika cepat berubah disebut masyarakat dinamis dan jika perubahannya lambat dinamakan masyarakat statis. Perubahan dapat ditunjukkan dengan adanya pergeseran nilai, norma, status, perilaku atau peran, maupun struktur sosial. Pada dasarnya perubahan tidak lain merupakan proses pergeseran, pertumbuhan, maupun perkembangan aspek sosial dalam masyarakat. Ruang lingkup dari konsep perubahan sangat luas, karena mencakup banyak unsur sosial dan mencakup berbagai gejala perubahan, antara lain pembangunan, modernisasi, indutrialisasi, demokratisasi, inovasi, globalisasi, maupum urbanisasi. Bahkan perubahan sosial dalam arti tertentu juga mencakup gejala westernisasi, sekularisasi (Sekularisme), liberalisasi (liberalisme), serta perubahan yang didorong oleh paham/cara pandang konsumerisme, hedonisme, maupun permisivisme.


ARTI PERUBAHAN BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT
1. Progres atau progresif (kemajuan)
2. Regres atau regresif (kemunduran)



RUANG LINGKUP PERUBAHAN SOSIAL
Perubahan sosial mempunyai makna luas dan mendalam. Karena mencakup berbagai unsur sosial dan berbagai bidang kehidupan. Unsur yang berubah antara lain nilai: norma, lembaga, struktur sosial, fungsi, dan proses sosial dalam masyarakat.