Selasa, 27 Oktober 2015
penerapan jaringan wireless pada perusahaan
ANALISIS SISTEM JARINGAN WIRELESS LAN PADA PT. PLN (PERSERO) UNIT DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN.
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:09:30
By : MUSLIH; NIM 10102255, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Created : 2007-03-17, with 5 files
Keyword : JARINGAN WIRELESS LAN.
Url : http://
Informasi merupakan suatu hal yang sangat kita butuhkan dalam perkembangan. Perkembangan teknologi dan penyebaran informasi melalui jaringan komunikasi menghasilkan perubahan yang luar biasa dalam berbagai kehidupan sosial, ekonomi, dan berbagai aspek lainnya yang ada di masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) demikian mudahnya menyebar menembus batas kewilayahan suatu Negara.
Komputer merupakan peralatan wajib bagi kita bekerja. Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini, hampir di setiap Perusahaan terdapat Jaringan Komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam Perusahaan tersebut. Jenis jaringan sekarang ini banyak jenisnya dari LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Networ ), MAN (Metro Area Network), GAN (Global Area Network), Intranet, dan Internet.
Salah satu kemajuan teknologi adalah penggunaan Wireless LAN pada Sistem Jaringan Komputer. Wireless LAN merupakan salah satu aplikasi pengembangan wireless untuk komunikasi data. Sesuai dengan namanya Wireless yang artinya tanpa kabel, WLAN (Wireless Local Area Network) adalah jaringan lokal dalam satu gedung, ruang, kantor, dan sebagainya bukan antar kota yang tidak menggunakan kabel.
Salah satu aplikasi Wireless yang sedang dikembangkan saat ini adalah Wireless data. Kemampuan Wireless data mengirimkan data melalui frekuensi radio sebagaimana aplikasi paging, membuat Wireless data disebut juga 2-way paging. Tetapi pada aplikasi Wireless data, penerima juga dapat mengirim data atau respon kepada pengirim. Sedangkan kemampuan Wireless data mengirim dan menerima pesan dalam keadaan berjalan dan melakukan roaming, membuatnya disebut juga mobile data.
PT. PLN (PERSERO) UNIT DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN sebagai salah satu Perusahaan BUMN yang berkecimpung dalam penyediaan jasa kelistrikan Negara juga memanfaatkan serta berperan dalam pemanfaatan dan penggunaan teknologi jaringan komunikasi dengan menggunakan Wireless LAN yang bisa dimanfaatkan baik oleh PT PLN (Persero) Unit Distribusi Jawa Barat dan Banten maupun oleh masyarakat secara luas, hal inilah menjadi latar belakang dan sarana yang tepat bagi penulis untuk melaksanakan kerja praktek.
Berdasarkan analisa tersebut, penulis memberi judul pada laporan hasil kerja praktek dengan judul “Analisis Sistem Jaringan Wireless LAN Pada PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Dan Banten”
Description Alternative :
Informasi merupakan suatu hal yang sangat kita butuhkan dalam perkembangan. Perkembangan teknologi dan penyebaran informasi melalui jaringan komunikasi menghasilkan perubahan yang luar biasa dalam berbagai kehidupan sosial, ekonomi, dan berbagai aspek lainnya yang ada di masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) demikian mudahnya menyebar menembus batas kewilayahan suatu Negara.
Komputer merupakan peralatan wajib bagi kita bekerja. Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini, hampir di setiap Perusahaan terdapat Jaringan Komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam Perusahaan tersebut. Jenis jaringan sekarang ini banyak jenisnya dari LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Networ ), MAN (Metro Area Network), GAN (Global Area Network), Intranet, dan Internet.
Salah satu kemajuan teknologi adalah penggunaan Wireless LAN pada Sistem Jaringan Komputer. Wireless LAN merupakan salah satu aplikasi pengembangan wireless untuk komunikasi data. Sesuai dengan namanya Wireless yang artinya tanpa kabel, WLAN (Wireless Local Area Network) adalah jaringan lokal dalam satu gedung, ruang, kantor, dan sebagainya bukan antar kota yang tidak menggunakan kabel.
Salah satu aplikasi Wireless yang sedang dikembangkan saat ini adalah Wireless data. Kemampuan Wireless data mengirimkan data melalui frekuensi radio sebagaimana aplikasi paging, membuat Wireless data disebut juga 2-way paging. Tetapi pada aplikasi Wireless data, penerima juga dapat mengirim data atau respon kepada pengirim. Sedangkan kemampuan Wireless data mengirim dan menerima pesan dalam keadaan berjalan dan melakukan roaming, membuatnya disebut juga mobile data.
PT. PLN (PERSERO) UNIT DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN sebagai salah satu Perusahaan BUMN yang berkecimpung dalam penyediaan jasa kelistrikan Negara juga memanfaatkan serta berperan dalam pemanfaatan dan penggunaan teknologi jaringan komunikasi dengan menggunakan Wireless LAN yang bisa dimanfaatkan baik oleh PT PLN (Persero) Unit Distribusi Jawa Barat dan Banten maupun oleh masyarakat secara luas, hal inilah menjadi latar belakang dan sarana yang tepat bagi penulis untuk melaksanakan kerja praktek.
Berdasarkan analisa tersebut, penulis memberi judul pada laporan hasil kerja praktek dengan judul “Analisis Sistem Jaringan Wireless LAN Pada PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Dan Banten”
Sumber : http://www.google.co.id/search?hl=id&ie=ISO-8859-1&q=+penerapan+wereless+dalam+perusahaan
Pengertian Dan Cara Kerja Wireless
Pengertian wireless dan cara kerjanya secara lebih lengkap dapat di baca di artikel ini. Wireless adalah jika dari arti katanya dapat diartikan “tanpa kabel”, yaitu melakukan suatu hubungan telekomunikasi menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti media kabel. Saat ini teknologi wireless sudah berkembang pesat, buktinya dapat dilihat dapat dilihat dengan semakin banyaknya yang menggunakan telepon sellular, selain itu berkembang juga teknologi wireless yang dipakai untuk mengakses internet.
Berikut ini kelebihan & kekurangan wireless
Kelebihan Wireless, sebagai mana di bawah ini :
Pembagunan jaringan yang cepat.
Mudah dan murah untuk direlokasi.
Biaya pemeliharaannya murah.
Infrastruktur berdimensi kecil.
Mudah untuk dikembangkan.
Sumber-sumber file bisa pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan media kabel.
Mudah sekali untuk di-setup, dan juga handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor maupun di rumah.
Kekurangan wireless, dimana ada kelebihan tentunya pasti ada kekurangannya, antara lain :
Keamanan atau kerahasiaan data data rentan.
Interferensi gelombang radio.
Delay (kelambatan) yang besar.
Biaya peralatan rata-rata mahal.
Produk dari produsen yang berbeda-beda kadang tidak kompatibel/cocok.
Kualitas sinyalnya dipengaruhi oleh keadaan udara maupun cuaca, artinya kualitas dari koneksinya saat cuaca bagus akan berbeda, saat kualitas koneksi cuaca buruk (kalau dipakai diluar gedung/ruangan) dan dipengaruhi juga oleh batas-batas dinding gedung atau ruangan.
Mahal dalam investasinya, kalau dibanding dengan menggunakan media kabel.
Kemungkinan penyadapan koneksinya lebih besar terjadi, jika dibandingkan dengan menggunakan media kabel.
Perinsip kerja wireless
Cara kerja wireless ini disebabkan karena komputer mempunyaii built transreceiver seperti wakly-talky. Transreceiver yang disebut dengan adapter wireless. Adaptor wireless melakukan sejumlah pekerjaan. Yang pertama, mendeteksi apakah terdapat jaringan wireless disekitar komputer melalui radio dan juga tuning menghubungkan penerima untuk mendeteksi setiap ada sinyal yang masuk. Setelah ada sinyal terdeteksi, untuk menghubungkannya yaitu melalui sign dan otentikasi pengguna. Apapun data yang dikirimkan dari komputer atau melalui laptop/notebook diubah melalui adaptor wireless, dari bentuk digital (0s & 1s) menjadi sinyal radio (bentuk analog).
Logo wireless
Konversi sinyal data digital kebentuk analog disebut dengan “modulasi”. Sinyal data digital ditumpangkan ke gelombang radio analog. Beberapa prinsip kerja wireless yang berbeda untuk melakukan hal ini, sehingga bagian data digital akan lebih banyak dapat dibawa oleh gelombang radio analog. Teknik yang dipakai untuk modulasi menentukan kecepatan dari transfer data jaringan wireless. Lalu sinyal radio yang disalurkan biasanya mempunyai frekuensi lebih dari 2,4 GHz diterima oleh sebuah router wireless ataupun sebuah wireless adapter.
Sebuah router witeless yaitu suatu stasiun penerima dari jaringan wireless. Hal tersebut direkonversi dari sinyal data radio ke dalam bentuk sinyal digital, oleh sinyal “demodulating” dan mengirimkannya melalui koneksi kabel Ethernet ke jalur super informasi yang disebut dengan internet.
Cara kerja dari wireless selanjutnya adalah proses sebaliknya saat menerima informasi pada komputer melalui jaringan wireless. Kali ini router menerima data digtal dari internet dan juga memodulasi kedalam bentuk analog. Lalu kemudian antena adapter wireless menerima sinyal analog dimodulasi dan demodulates kembali kedalam bentuk digital lalu ditransfer kedalam komputer.
Sebuah teknologi yang membuat semua ini terjadi karena adanya jaringan wireless, link yang penting dalam jaringan wireless adalah router dan adapter wireless/Wi-Fi. Pada saat ini, kebanyakan laptop maupun komputer sudah dilengkapi dengan hardware dan juga software wireless/WiFi. Jaringan Hotspot wireless daerah di sekitar router wireless yang mempunyai kekuatan sinyal yang tinggi. Tentu saja cara kerja wireless melakuka
Sumber : http://www.google.co.id/search?ie=ISO-8859-1&q=apa+itu+arsitektur+sisi+klien+dan+arsitektur+sisi+server&btnG=Telusuri
Layanan Yang Ada Pada Telematika
Layanan Informasi
Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat menolah dan memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya.
Tujuan Secara umum agar terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian masalahnya. Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.
Contoh layanan informasi:
Informasi cuaca
Hiburan dan m-commerce
Informasi layanan jalan raya
Layanan Keamanan
Keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jariangan tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan tertentu untuk jaringan. Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap :
Rahasia (privacy)
Dengan banyak pemakai yang tidak dikenal pada jaringan menebabkan penyembunyian data yang sensitive menjadi sulit.
Keterpaduan data (data integrity)
Karena banyak node dan pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko korupsi data adalah lebih tinggi.
Keaslian (authenticity)
Hal ini sulit untuk memastikan identitas pemakai pada system remote, akibatnya satu host mungkin tidak mempercayai keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh host lain.
Convert Channel
Jaringan menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran data, karena begitu banyak data yang sedang ditransmit guna menyembunyikan pesan.
Contoh layanan keamanan:
Panggilan darurat (rumah sakit, kepolisian)
GPS, informasi keberadaan kendaraan.
Layanan context awere dan event base
Di zaman seperti sekarang ini sangat dibutuhkan suatu teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi user untuk mengakses informasi setiap saat kapan pun dan dimana pun mereka berada. Suatu teknologi yang disebut context-aware computing dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan akan menjadi trend yang penting untuk dikembangkan di masa depan. Dengan adanya context aware maka user tidak perlu harus selalu memberi input yang banyak secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugasnya.
Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk memahami si user, network, lingkungan, dan dengan demikian melakukan adaptasi yang dinamis sesuai kebutuhan.
Karakteristik dari user, network, lingkungan itu disebut konteks. Namun informasi konteks sendiri menjadi kompleks dan heterogen sesuai jenis layanan yang akan didukung. Maka context awareness menjadi masalah yang besar dan menarik dalam pengembangan aplikasi, khususnya mobile, beberapa tahun ke depan.
Beberapa bagian yang lebih sederhana dari context awareness telah mulai dibangun. Misalnya LBS: location-based service. Misalnya, sewaktu user mencari keyword tertentu (pom bensin, kafe, ATM, dll), maka ia akan memperoleh hasil yang berbeda tergantung pada posisi user. Ini dapat mulai digabungkan dengan beberapa info dari user. Misalnya pom bensin atau kafe di dekat posisi user yang menerima pembayaran dengan ATM yang dimiliki user.
Contoh layanan context awere dan event base:
Layanan diagnosis kendaraan
Layanan perbaikan sumber
adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan
Sumber : http://www.google.co.id/search?ie=ISO-8859-1&q=apa+itu+arsitektur+sisi+klien+dan+arsitektur+sisi+server&btnG=Telusuri
Arsitektur Sisi Clien dan Server
Client server merupakan sebuah paradigm dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak, yaitu pihak client dan pihak server. Sebuah contoh dari aplikasi client/server sederhana adalah aplikasi web yang di desain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP. Script PHP atau ASP akan dijalankan di dalam web server, sementara script yang berjalan di pihak client akan dijalankan oleh web browser pada computer client. Client server merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu di install database, dengan metode client server database dapat di install pada suatu komputer sebagai server dan aplikasinya di install pada client.
Dalam model client/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah tetapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen client dan komponen server. Komponen client juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponen client dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukkan data dari pengguna. Komponen client tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari client dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada client. Client pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.
Arsitektur Sisi Client
Arsitekur client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi client eksekusi dan cookie adalah contoh dari sisi client penyimpanan.
Karakteristik client:
1. Memulai terlebih dahulu permintaan ke server,
2. Menunggu dan menerima balasan,
3. Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu,
4. Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan GUI.
Arsitektur Sisi Server
Sebuah eksekusi sisi server adalah server web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML. Tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi.
Karakteristik server:
Selalu menunggu permintaan dari salah satu client,
Melayani client permintaan kemudian menjawab dengan data yang diminta ke client,
Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client,
Jenis-jenisnya, yaitu web, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server. Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.
Arsitektur client-server atau jaringan komputer adalah sebuah aplikasi terdistribusi arsitektur yang partisi tugas atau beban kerja antara penyedia layanan dan pelayanan pemohon disebut client. Sering kali client dan server beroperasi melalui jaringan komputer pada hardware terpisah. Sebuah mesin server adalah performas tinggi host yang menjalankan satu atau lebih program server yang berbagi sumber daya dengan client. Seorang client tidak berbagi apapun dari sumber daya tetapi meminta server layanan konten atau fungsi. Oleh karena itu client memulai sesi komunikasi dengan server yang menunggu masuk permintaan.
Dalam perkembangannya, client/server dikembangkan oleh dominasi perusahaan software besar, yaitu Baan, Informix, Lotus, Microsoft, Novell, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun dan Sybase. Perusahaan-perusahaan ini adalah superstar pada era pertama dimunculkannya konsep client/server. Saat ini perusahaan-perusahaan ini telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan berjalan dengan cepat namun juga lebih hemat biaya.
Three-Tier/Multi-Tier
Model three-tier atau multi-tier dikembangkan untuk menjawab keterbatasan pada arsitektur client/server. Dalam model ini pemrosesan disebarkan ke dalam tiga lapisan. Lapisan ke tiga dalam arsitektur ini masing-masing menjumlahkan fungsionalitas khusus, yaitu:
1. Layanan presentasi,
2. Layanan bisnis,
3. Layanan data.
Layanan presentasi atau logika antar muka pengguna ditempatkan pada mesin client. Logika bisnis dikeluarkan dari kode client dan ditempatkan dalam tingkat menengah. Lapisan layanan data berisi server database. Setiap tingkat dalam model three-tier berada pada komputer tersendiri seperti pada gambar 1.3.
Konsep model three-tier adalah model yang membagi fungsionalitas ke dalam lapisan-lapisan, aplikasi-aplikasi mendapatkan skalabilitas, keterbaharuan dan keamanan.
Sumber : http://www.google.co.id/search?ie=ISO-8859-1&q=apa+itu+arsitektur+sisi+klien+dan+arsitektur+sisi+server&btnG=Telusuri
Langganan:
Postingan (Atom)